Kamis, 15 Desember 2011

KEKUATAN PIKIRAN


Ketahuilah, ketika pikiran kita betul-betul fokus dan kita yakin, maka apa yang kita pikirkan itu akan menjadi kenyataan. Apapun itu. Karena ketika kita fokus dan yakin, kekuatan semesta akan bergerak mendukung.

Pada zaman dahulu, orang-orang perlu bertapa selama kurun waktu yang lama untuk bisa menjadi “sakti”. Mengapa perlu bertapa? Karena pada saat itu ya itulah cara yang diyakini bisa membangkitkan kekuatan bawah sadar, dan cara untuk memfokuskan pikiran dan keyakinan kita sampai akhirnya mencapai tahap “sakti” dan bisa melakukan hal-hal ajaib yang sulit diterima nalar. Mereka tidak tahu bahwa ada cara yang lebih efektif untuk bisa melakukan semua itu, yaitu tinggal percaya dan yakin saja. Nha, pada zaman dulu itu untuk bisa yakin dan percaya orang perlu bertapa atau melakukan ritual-ritual tertentu sehingga mereka betul-betul yakin dan percaya diri. Hasilnya pun tergantung seberapa kuat kepercayaan dan keyakinan setiap individu akan “bisa mewujud”-nya impian mereka.

Di zaman modern karena orang semakin tahu ilmunya, tidak perlu bertapa pun asalkan bisa memfokuskan pikiran dan keinginan, maka hal-hal ajaib pun bisa diwujudkan. Keajaiban bukanlah monopoli masa lalu atau zaman dongeng.

Ada beberapa orang yang secara bawaan memang gampang untuk memfokuskan pikiran dan keyakinan, bahkan tanpa mereka sendiri sadari bahwa mereka telah fokus. Sehingga ada orang-orang yang dengan mudah melakukan hal-hal luar biasa yang sulit atau bahkan tidak mungkin dilakukan orang lain karena secara bawaan dia dibekali kemampuan untuk fokus dengan keinginannya, dan kecerdasan untuk menerima daya kerja bawah sadar yang kadang tanpa mereka sadari.

Ada juga sebagian orang yang perlu pelatihan untuk bisa mengerti dan mempraktekkan ilmu fokus itu. Dalam mencapai tahap yakin akan kekuatan keinginan (baca: impian) ini ada sebagian yang bisa dibangkitkan hanya dengan cara diberi tahu rahasianya atau melalui beberapa pelatihan saja. Tapi ada juga yang perlu melakukan ritual-ritual tertentu seperti manusia masa lampau. Semua itu tergantung “kecerdasan spiritual” setiap individu.


Dalam dunia yang lebih relevan dengan kebutuhan sekarang kekuatan pikiran itu tetap bisa kita gunakan untuk mencapai semua dream kita. Dalam dunia bisnis dan dunia kompetisi lainnya, misalnya olah raga, ini tetap berlaku sama. Harus fokus, percaya dan yakin. Karena kebiasaan kita berpikir dengan logika, maka dalam menginginkan sesuatu pun biasanya kita lebih bisa percaya semua bekerja sesuai batas logika kita. Akhirnya meskipun kita fokus pada dream kita, karena secara tidak sadar kita membatasi kejadiannya sesuai logika kita dan bukan ajaib sim salabim dalam sekejap, maka keyakinan kita pun bisa mewujud tetapi tetap dalam kerangka logika kita. Misalnya Anda menginginkan sebuah vila mewah di sebuah bukit yang indah. Karena Anda pasti tidak percaya bahwa vila mewah itu bisa terwujud dengan cara abrakadabra dalam sekejap melainkan melalui proses tertentu, akhirnya yang terjadi pun demikian. Anda perlu membangun bisnis dulu, bekerja keras, mengumpulkan hasil baru kemudian membangun vila di atas bukit dan impian Anda pun menjadi kenyataan yang artinya pikiran Anda telah mewujud.

Ada banyak sekali contoh orang modern yang “sakti”, yang berkat keyakinannya bisa mewujudkan impian mereka walaupun sebelumnya tampak mustahil, yang bekerja dengan mengikuti pola logika mereka dan logika kita sekarang.. Sebut saja Wright bersaudara yang sukses mewujudkan impian mereka untuk membuat pesawat terbang, padahal keyakinan umum orang waktu itu tidak mungkin ada benda yang lebih berat dari burung bisa terbang. Thomas Alva Edison yang walaupun ratusan kali gagal, namun karena dia tetap yakin bahwa dia bisa menemukan lampu pijar akhirnya betul-betul bisa menemukan lampu pijar. Kolonel Sander yang yakin ayam gorengnya akan laku keras meskipun ditolak ribuan kali, tetapi karena dia sangat yakin akhirnya terwujudlah Restoran Cepat Saji KFC yang sekarang tersebar di seluruh dunia. Masih banyak lagi contoh orang-orang yang sukses berkat keyakinan yang kuat, yang tidak peduli dengan suara dari luar hingga bisa mewujudkan semua impian mereka.

Itulah sesungguhnya kekuatan pikiran kita. Pikiran kita bisa mewujud menjadi apa saja. Jadi kalo Anda mempunyai impian, yakinlah bahwa impian Anda pasti bisa terwujud, cepat atau lambat. Kalau Anda membangun bisnis, yakinlah bahwa Anda pasti bisa mewujudkan bisnis seperti yang Anda inginkan. Jangan hiraukan logika Anda bahwa ini tidak mungkin itu tidak masuk akal dan sebagainya. Tetaplah fokus dan yakin, maka Tuhan dengan melalui system yang paling canggih di alam semesta ini akan membukakan jalan sesuai logika Anda dan mewujudkan keinginan Anda. Anda tidak perlu lagi bertapa, cukup yakin dan percaya saja pada impian Anda. Dan sungguh menggembirakan semua orang, karena untuk yakin dan percaya tidak perlu bayar alias gratis. Namun ada kabar buruknya, bagi orang-orang yang terbiasa menghitung dengan logika, akan lebih sulit untuk bisa yakin bahwa hanya dengan kekuatan pikirannya bisa mewujudkan keajaiban. Tapi pada prinsipnya karena untuk yakin dan percaya tidak perlu mengambil ke mana-mana, artinya pada dasarnya semua orang bisa. Artinya semua orang juga bisa sukses.

Terus kenapa tidak semua orang bisa mewujudkan keinginan mereka padahal mereka tahu akan kekuatan impian? Jawabannya karena logika atau pikiran mereka sendirilah yang mementahkan atau menghalangi keyakinan akan terwujudnya impian mereka. Mereka justru disibukkan dengan otak atik logika mereka : bagaimana ini mungkin, bagamana orang seperti saya bisa, bagaimana itu bisa terwujud, tidak masuk akal dan sebagainya.

Karena itu tetaplah percaya dan yakin, impian Anda akan terwujud, bukan dengan sim salabim tapi mewujud sesuai dengan logika yang bisa Anda pahami.

Satu hal yang sangat penting, karena dengan keyakinan pikiran kita bisa mewujud menjadi apa saja sesuai pikiran yang tertanam sampai alam bawah sadar kita, tidak peduli itu pikiran negatif atau positif. Hal negatif yang kita pikirkan terus menerus sampai merasuk sel-sel tubuh kita akan mewujud menjadi kenyataan dalam hidup kita, meskipun itu ditujukan pada orang lain. Karena itu jika kita menginginkan hal-hal positif yang terjadi dalam hidup kita, selalulah berpikir positif, untuk diri sendiri dan untuk orang lain. Anda akan menerima kebaikannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar